Iman dan Kekuatan Jiwa

Manusia memiliki harapan dan tujuan. Namun sering jalan menuju harapan dan tujuan itu panjang, penuh duri, sarat tantangan dan rintangan. Sebagian dari rintangan dan tantangan itu berasal dari alam dan sunnatullah, sebagian lainnya berasal dari manusia sendiri. Maka tak ada jalan selain terus berjuang dan bekerja supaya dapat mengalahkan berbagai tantangan dan rintangan itu. Winston Churcill mengatakan, “Jangan pernah menyerah, jangan pernah menyerah, jangan pernah, jangan pernah, dan jangan pernah.” (more…)

Add comment October 8, 2009

Iman dan Kebahagiaan

Kebahagiaan didamba setiap orang. Tidak ada orang yang tidak ingin hidupnya bahagia. Semua berusaha keras agar hidupnya bahagia. Tetapi apa sesungguhnya sumber kebahagiaan itu? Jawaban atas pertanyaan ini ternyata sangat beragam. Ada orang yang melihatnya pada tumpukan harta yang melimpah. Orang yang mengukur kebahagiaan dari harta benda akan berusaha keras mengejar dan mencari harta sebanyak-banyaknya. Mereka mengira kebahagiaan terletak pada kekayaan, kesenangan hidup, kelimpahan harta dan tercukupinya segala kebutuhan materi. Apakah ketika harta telah melimpah, kebahagiaan hidup akan mereka raih? (more…)

Add comment August 11, 2009

Iman dan Ketegaran dalam Kesulitan

Rasulullah Saw. bersabda:
Mengagumkan urusan si Mukmin. Sungguh semua urusannya adalah kebaikan baginya. Itu semua bukan untuk siapa pun kecuali bagi si Mukmin. Jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur maka itu menjadi kebaikan baginya. Dan jika tertimpa kesempitan, ia bersabar maka itu menjadi kebaikan baginya” (HR Muslim). (more…)

Add comment July 10, 2009

Pesan Rakyat untuk Presiden Mendatang

Bangsa Indonesia saat ini merupakan salah satu bangsa di dunia yang sangat merindukan munculnya seorang pemimpin yang adil. Angka kemiskinan yang tinggi, pengangguran yang merajalela, jurang kesenjangan yang menganga, tingkat pendidikan rakyat yang rendah, rasa aman yang kian menipis, dan persoalan lainnya adalah sederet nestapa negeri ini. Semua itu meniscayakan kehadiran seorang pemimpin bangsa yang bukan hanya fasih mengidentifiksi persoalan-persoalan bangsa, namun—yang lebih penting—cakap menyelesaikan segenap persoalan tersebut dalam waktu yang tidak terlalu menguras kesabaran rakyat. (more…)

5 comments May 15, 2009

Iman dan Kasih Sayang

Hakikat manusia bukan hanya pada kulit muka yang terbuat dari tanah, yakni daging, darah dan tulang, tetapi lebih pada kelembutan Rabani yang dengannya manusia merasa, beremosi, bereaksi, merasa sakit, dan mengasihi, yaitu hati yang peka. Di antara sifat Mukmin yang paling menonjol adalah bahwa ia memiliki hati yang peka, halus, lembut, dan penuh kasih. Dengan hati seperti inilah, seorang Mukmin menyikapi semua kejadian dan setiap orang. Orang lemah ia sayangi, kepada orang sakit ia berempati, orang miskin ia santuni, dan orang tak punya ia bantu. Dengan hatinya yang peka dan penuh kasih, tak pernah ia menyakiti dan jauh dari berbuat onar. Dengan hatinya yang peka dan penuh kasih, ia menjadi sumber kebaikan, kebajikan dan kedamaian bagi apa saja dan siapa saja yang ada di sekitarnya. (more…)

Add comment April 14, 2009

Iman dan Harapan

Bagi orang beriman, harapan merupakan salah satu sumber rasa aman dan ketenangan. Harapan adalah cahaya saat kehidupan terasa gelap. Dengan harapan, pohon kehidupan tumbuh. Harapan adalah kekuatan yang mendorong seseorang bangkit bekerja. Harapan membangkitkan semangat juang dan etos kerja pada jiwa dan raga. Harapan mengusir kemalasan dan menggantinya dengan semangat kerja. Harapan menyadarkan orang putus asa untuk bangkit dan kembali berusaha sampai berhasil. Harapan mendorong orang sukses untuk meningkatkan usahanya sehingga kesuksesannya terus bertambah. (more…)

2 comments March 25, 2009

Iman dan Cinta

Nabi Saw. bersabda: ”Demi Zat Yang jiwaku di Tangan-Nya, kalian tidak akan masuk surga sampai kalian beriman, dan kalian tidak akan beriman sampai kalian saling mencintai” (HR Muslim).

Cinta mengandung makna yang lebih khusus dan dalam dari ridha (rela). Boleh jadi seseorang rela dengan sesuatu, tapi kerelaannya ini tidak sampai membawanya mencintai sesuatu itu. Urusan cinta lain dari urusan rela. Cinta adalah ruh wujud, obat hati yang mujarab, dan kunci kedamaian manusia. Jika gravitasi sanggup menahan bumi, planet-planet dan benda-benda angkasa lainnya dari saling berbenturan sehingga benda-benda itu tidak berjatuhan, terbakar dan hancur, maka cinta mampu menjaga hubungan-hubungan antar manusia dari benturan, bentrokan dan pertumpahan darah. (more…)

Add comment March 12, 2009

Iman, Perjuangan dan Pengorbanan

Jika manusia membiarkan egoisme menguasai dirinya, mengendalikan perilakunya, dan mengarahkan sikapnya dalam berhubungan dengan sesamanya, maka kita tidak akan menemukan selain manusia yang rakus dan kikir, hanya ingin mengambil keuntungan, tidak pernah terpikir untuk memberi keuntungan, hanya mengambil tidak pernah memberi, hanya menginginkan keuntungan tapi tidak mau bekerja, hanya bisa berkata: “Ini milikku…untukku”, dan tidak pernah berkata: “Ini beban tanggunganku…”. Manusia yang akan kita temukan hanya manusia-manusia yang pintar berkata: “Diriku….diriku”, tak pernah berucap: “Umatku…umatku.” (more…)

Add comment March 2, 2009

Saudi Security Police Open Fire on Shia Pilgrims in Medina

Written by Zainab Hasan
Wednesday, 25 February 2009 00:15
Saudi security forces and the Wahhabi ‘religious police’ have killed at least two Shia pilgrims in the holy city of Medina in what appears to be a premeditated and coordinated attack. The courtyard of the holy mosque of the Prophet (s) witnessed heavy clashes on Tuesday afternoon when security forces opened fire on Shia pilgrims who had come to commemorate the death anniversary of the Holy Prophet of Islam.
The provocations began on Friday evening when religious police prevented pilgrims from mourning the death of the Holy Prophet and instead started to film a group of female Shia pilgrims outside the al-Baqee Cemetery in Medina. Footage of this unwarranted provocation has been made available online: YouTube. The raw footage captures the highly charged atmosphere in the courtyard caused by the aggressive conduct of the religious police.
When male relatives expressed their protest at the mistreatment of the female visitors to the shrine, five of them were jailed by security forces. The names of those jailed are: Abdullah Muhammad Al-Matroud, Abdul-Aziz Al-Darwish from the town of Qatif, Murtadha Faysal Al-Arbash from Dammam, Abdullah Jum’ah Al-Mumin aged fifteen (15) and Mukhtar Muhammad Al-Nasir.
Wahhabi religious police in the holy cities of Mecca and Medina are notorious for manhandling Shia pilgrims and often subject them to harsh treatment. The Saudi kingdom on its part has a long history of support for Wahhabi and Salafi radical groups, with leading figures in the monarchical hierarchy such as Bandar bin Sultan, known for their particular hatred towards the Shia.
The clashes boiled over on Tuesday when Saudi security police aided by Wahhabi fanatics set a parameter around visiting Shia pilgrims and later opened fire on them resulting in two fatalities and several casualties, some of whom with life-threatening injuries. Amongst those critically injured is young Abdullah Al-Hassaani aged fifteen (15) who is presently being treated in the intensive care unit in one of the hospitals in Medina. Abdullah was shot in the chest by security forces.
Earlier in the day, Shia cleric Sheikh Jawad Al-Hodhry was attacked with a knife by a Wahhabi fanatic at the entrance of the mosque of the Holy Prophet.
The nature in which the Saudi security forces have conducted themselves in dealing with visitors to the holy shrine of the Prophet, and the consequent escalation to bloody clashes witnessed in the courtyard of the holy mosque shows a well planned and premeditated attack aimed at vilifying, and laying blame on the Shia population in Saudi Arabia. There can be no doubt that in the aftermath of these clashes there will be even more severe restrictions placed on Shias living in the kingdom.
Reports by human right groups have always underlined the systematic suppression faced by the Shia minority at the hands of the Saudi government.

Add comment February 26, 2009

Iman dan Akhlak

Muhammad ’Abdullah Darâz berkata:

Kehidupan bermasyarakat tidak akan tegak tanpa kerja sama antar anggotanya. Kerja sama ini hanya dapat terjadi jika ada undang-undang yang mengatur hubungan-hubungan antar anggota masyarakat serta membatasi hak-hak dan kewajibannya. Tapi undang-undang ini tetap memerlukan sebuah kekuatan yang memiliki kewibawaan dan supremasi dalam jiwa manusia serta menjamin terjaganya.

Kami tegaskan bahwa di muka bumi ini tidak ada kekuatan yang setara atau mendekati kekuatan agama dalam menjamin tegaknya hukum, keharmonisan antar anggota masyarakat, ketaatan pada aturan-aturannya, serta terciptanya ketenteraman dan kedamaian di dalamnya. (more…)

1 comment February 18, 2009

Previous Posts


Recent Comments

abualitya on Menyelami Keagungan Muhammad…
Yayat on Menyelami Keagungan Muhammad…
abualitya on Tentangku
dadang gani on Tentangku
abualitya on Mengoptimalkan Fungsi Zak…
Nasrulloh on Mengoptimalkan Fungsi Zak…
abualitya on Solat Khusyu (Ti Buruan T…
Nia on Solat Khusyu (Ti Buruan T…
abualitya on Iman dan Harapan
abualitya on Pesan Rakyat untuk Presiden…
Ihin on Pesan Rakyat untuk Presiden…
FUNGSI ZAKAT SEBAGAI… on WAWASAN ALQURAN TENTANG DISTRI…
engkaudanaku on Iman dan Harapan
abualitya on Pesan Rakyat untuk Presiden…
abulfatih on Pesan Rakyat untuk Presiden…

Blogroll

Archives

Meta

Recent Posts

Pages

 

November 2009
M T W T F S S
« Oct    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Categories

Feeds

Spam Blocked

Blog Stats